Takut

Gw takut jika suatu saat nanti ketika gw sudah resist dengan sakit hati dan mulai terbiasa dengan itu. Gw gak akan merasakan lagi apa yang namanya fallin with someone.

Bahwa gw akan berfikir semuanya akan berakhir seperti yang dulu-dulu. There’s no one who will love me. No one.

Dan gw akan berakhir sendirian meratapi hidup yang sangat rese’ dengan gw.

Dan berfikir. Gw bisa hidup sendiri. With or without someone else.

Ketika gw udah mulai lelah mengejar dan cuma duduk diam di pinggir jendela. Menunggu jodoh akan datang sendiri tanpa perlu di hampiri atau di perjuangkan.

Ketika gw sudah tidak percaya lagi dengan yang namanya kebetulan, atau takdir, ataupun it suppose to be.

Ketika semuanya adalah statis.

Tidak ada lagi fluktuasi perasaan yang mampu membuat gw merasakan apa yang remaja rasakan ketika mereka memandang sebuah hubungan.

Dan yang akan gw lihat hanyalah jalan buntu dan keputus asaan. Dan gw akan berakhir dengan memutar film-film romantis tolol dan mendengarkan lagu-lagu cinta cengeng yang semakin menebalkan dinding perih ini.

Itulah saat dimana gw menyerah dengan hidup.

With love.

Dan semoga itu tidak terjadi. Semoga.